EntrepreneurHub merupakan platform ekosistem wirausaha Indonesia agar berwirausaha jadi lebih mudah. Platform ini memberikan berbagai informasi untuk berwirausaha mulai dari mencari ide usaha, mengelola dan mengembangkan usahanya sehingga untuk menjadi wirausaha akan menjadi lebih mudah.
EHub berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti pelaku usaha, komunitas, universitas, inkubator, pemerintah, mitra swasta, dan pihak lainnya.Mau Berwirausaha? ada EHub sekarang berwirausaha jadi Mudah
#SobatEntrepreneur bingung caranya untuk mengembangkan bisnis? EHub menyediakan ruang konsultasi dimana para wirausaha dapat mengajukan pertanyaan ke mentor profesional. EHub akan menjadi penghubung calon wirausaha atau wirausaha kepada pihak yang dibutuhkan atau dapat menunjang kegiatan usaha yang meliputi aspek legalitas, distribusi, produksi, pemasaran, pendanaan, dan pemasaran.
Jimbaran – Universitas Udayana menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Entrepreneur Hub yang dilaksanakan oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia dengan menggandeng PT Pos Indonesia, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, dan Dekranasda Provinsi Bali. Kegiatan yang mengusung tema #ToTheNextLevel ini berlangsung di Gedung Auditorium Widya Sabha Kampus Jimbaran, Kamis (24/7/2025).
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI Siti Azizah dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini juga diikuti oleh 50 peserta startup dan 20 lembaga Inkubator. Disamping itu dalam kegiatan ini juga diagendakan Pitching dari empat wirausaha jagoan lokal yang akan memberikan gambaran tentang bisnis mereka yang terutama adalah tentang rencana dan visi bisnisnya. Sebagai bentuk nyata dari implementasi dan sinergi produktif akan dilaksanakan juga penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM dengan Universitas Udayana dan Universitas Udayana dengan PT Pos Indonesia.
Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana dalam sambutannya menyampaikan ekosistem kewirausahaan di Universitas Udayana sudah dibangun sejak dari pembelajaran di bangku kuliah, dimana terdapat mata kuliah kewirausahaan. Kegiatan Entrepreneur Hub hari ini menghadirkan beragam aktivitas strategis, diantaranya: Talk Show inspiratif, Business Matching antara pelaku usaha dan mitra, Serta Mini Expo yang menampilkan karya dan produk dari mahasiswa wirausaha Universitas Udayana, UMKM binaan Dekranasda Provinsi Bali, dan mitra Kementerian UMKM. Kolaborasi seperti ini merupakan wujud dari triple helix nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi yang berjalan secara beriringan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.
“Di Universitas Udayana, kami mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga inovator dan wirausahawan muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, memberdayakan komunitas, dan menghadirkan solusi bagi tantangan zaman,” ujar Rektor Unud.
Pihaknya berharap Entrepreneur Hub tidak hanya menjadi ajang inspirasi, tetapi juga menjadi titik awal dari sinergi yang lebih luas dan berkelanjutan untuk mendukung wirausaha lokal naik kelas, berdaya saing, dan berdampak nyata.
Dalam kegiatan ini dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Universitas Udayana dengan Kementerian UMKM RI dan juga dengan PT Pos Indonesia yakni Direktur Bisnis Kurir dan Logistik, Tonggo Marbun serta peresmian Agen Pos Global Universitas Udayana oleh Wakil Menteri UMKM.
Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Moraza dalam arahannya menyampaikan pihaknya menganggap Universitas Udayana sebagai salah satu penggiat UMKM yang sangat strategis, karena Bali dikenal dengan industri ekonomi kreatif dan pariwisata. Lebih lanjut disampaikan bahwa pihaknya mendapatkan dua penugasan pokok yakni bagaimana UMKM mendapat akses permodalan dan bagaimana membuka pasar UMKM itu sendiri. UMKM begitu penting bagi Presiden karena sanggup menyumbang PDB 63 persen dan ini adalah sesuatu yang luar biasa sehingga Kementerian Koperasi dan UMKM dipecah supaya bisa lebih serius. Persoalan yang terjadi adalah usaha mikro cepat tumbuh cepat habisnya karena kebanyakan karakteristiknya dipengaruhi 3 faktor yakni bakat bisnis, lingkungan dan PHK. Pihaknya berkesimpulan bahwa yang bisa mengangkat UMKM adalah Iptek, lingkungan yang terlatih, berpikir sistematis, inspiratif dan bermental visi masa depan, dimana lingkungannya adalah ada di kampus. Untuk itulah dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak yang dalam hal ini Entrepeneur Hub dengan universitas. Dalam kegiatan ini juga hadir dari BRI Group dan Wamen berharap pihak BRI serius menangani hal ini karena setelah ini akan ada Entrepreneur Hub Pembiayaan, kemudian dilanjutkan Entrepreneur Hub Terpadu dimana dihadirkan semua unsur yang terlibat di pengembangan UMKM. Disamping itu juga akan ada bimbingan inkubasi bisnis ke kampus.
“Saya berharap kepada adik-adik mahasiswa jangan berparadigma bahwa yang bisa jadi UMKM itu adalah Fakultas Ekonomi Bisnis saja, karena pada kenyataannya anak-anak Teknik juga punya hasil yang luar biasa. Persoalannya adalah ada keraguan adik-adik mahasiswa ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Wamen menyampaikan bahwa ada banyak kemungkinan adik-adik mahasiswa menjadi wirausaha tangguh, tapi tidak akan tercipta jika kolaborasi hanya bersifat ‘omon-omon’ saja tidak dilanjutkan dalam hal yang lebih serius.
Dalam Entrepreneur Hub ini diisi dengan kegiatan Talkshow: Kampus Berdampak, Wirausaha Berdaya yang menghadirkan tiga narasumber yakni Praktisi Kewirausahaan, Wisnu Sakti Dewobroto, Direktur Business Development dan Portfolio Management PT POS Indonesia, Prasabri Pesti dan Founder & CEO PT Toco Ramai Digital (marketplace TOCO), Arnold Sebastian Egg. Dilanjutkan dengan Pitching Empat Wirausaha Jagoan Lokal yakni Bio-Safe, Catalogku, Griya Anyar Dewata dan Balimall. Disamping itu juga ada sesi Business Matching yang dihadiri mitra yakni Bank BRI, Bank BTN, BPD Bali, PT Pegadaian, PT Pos Indonesia, JNE dan PT Balimall.
Sumber Informasi :https://www.unud.ac.id/in/berita7565-Kementerian-UMKM-Gelar-Entrepreneur-Hub-di-Universitas-Udayana-Dibuka-Langsung-oleh-Wamen-UMKM-Helvi-Moraza.html
Asisten Deputi Penguatan Ekosistem Kementerian UMKM RI Christiana Agustin APi MM (kiri) bersama Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD (tiga dari kanan) meninjau pameran UMKM di acara Entrepreneur Hub Jawa Timur 2025-------------------------------------------------------Jatim Newsroom - Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI menggelar kegiatan Entrepreneur Hub Jawa Timur 2025, bertema Wirausaha to the Next Level.
Asisten Deputi Penguatan Ekosistem Kementerian Koperasi dan UMKM RI Christiana Agustin APi MM menyebutkan bahwa acara ini sebagai momen penting untuk menguatkan pola pikir para wirausahawan UMKM di Jawa Timur. Ia menekankan bahwa ekosistem wirausaha yang kuat tidak bisa dibangun secara parsial atau berjalan sendiri-sendiri. “Semua pihak, termasuk kampus, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, harus membentuk satu kesatuan yang saling mendukung,” ujarnya, dalam rilis ITS, Kamis(17/7/2025).
Dalam paparannya, Christiana juga menyoroti pencapaian ITS yang berhasil meraih peringkat A dalam pemeringkatan nasional lembaga inkubator yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UMKM. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan pencapaian ITS yang berhasil mengirimkan salah satu startup binaannya ke ajang Startup Global di Sydney, Australia. Ia menilai bahwa semua pencapaian ini merupakan bukti potensi besar kampus ITS dalam mengembangkan ekosistem wirausaha.
Selaras dengan hal tersebut, Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD mengatakan bahwa kampus teknologi seperti ITS tidak seharusnya hanya menjadi tempat belajar bagi para mahasiswa. Ia menyebutkan bahwa ITS sebagai institusi pendidikan adalah wadah untuk melahirkan pelaku usaha baru yang berbasis inovasi. “Sebagai institusi Pendidikan, ITS juga bertanggung jawab untuk menumbuhkan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa," tambahnya.
Dalam pandangan Bambang, upaya pengembangan ekosistem kewirausahaan menjadi sangat penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat. Dukungan dari pemerintah daerah, kehadiran investor, serta pembinaan dari perusahaan besar disebutnya sebagai elemen vital dalam mengembangkan startup. “Jika ekosistemnya kuat, pertumbuhan usaha dan inovasi teknologi akan jauh lebih cepat dan merata,” tegas Guru Besar Teknik Mesin ITS ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Jawa Timur Dr Endy Alim Abdi Nusa SIP MM melalui perwakilannya Andrio Himawan Wahyu Aji SH MH menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada periode 2021 – 2025 mengalami tren positif, mencapai angka 5 persen. “Jawa Timur tercatat sebagai kontributor Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kedua di Pulau Jawa, setelah DKI Jakarta,” paparnya.
Dalam konteks itu, pihak Diskop UKM Provinsi Jawa Timur mengapresiasi pelaksanaan Entrepreneur Hub Jawa Timur 2025 yang menjadi ajang strategis bagi wirausaha muda untuk menguji dan mengembangkan ide bisnisnya melalui pendampingan dari mentor, investor, dan pelaku usaha. Ia berharap ajang ini menjadi ruang kolaboratif yang bisa menciptakan wirausahawan tangguh dengan daya saing global.
Setelah seremoni pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seminar inspiratif dari empat narasumber yang ahli di bidangnya. Materi pertama dibawakan oleh Ketua Umum Indonesian Professional Speakers Association (IPSA) Donny De Keizer yang bertajuk Transformasi Bisnis Bertumbuh dengan Komunikasi Bisnis yang Efektif. Sesi berikutnya diisi oleh seorang praktisi personal branding Yasmin Zata Ligouw yang membawakan topik Personal Branding Kuat Bisnis Tumbuh Melesat.
Selanjutnya, peserta diajak memahami strategi pemasaran digital melalui paparan dari Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Yovan Sudarma dalam materi Jualan Online Lebih Optimal dengan Strategi Digital yang Efektif. Kemudian dilanjutkan oleh Founder Incentric ID Yana Shandi yang mengangkat tema Revolusi Pengalaman Pelanggan: Mengubah Pelanggan Menjadi Pengikut Setia Bisnis Anda.
Melalui kegiatan ini, ITS kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan generasi wirausaha masa depan yang berdaya saing global dan berlandaskan nilai keberlanjutan.
Sumber Informasi :https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/sinergi-its-dan-kemenkop-umkm-dorong-ekosistem-wirausaha-muda
Cirebon - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza menyebut upaya menciptakan wirausaha by design atau mencetak wirausaha melalui perencanaan yang matang menjadi kunci sukses sektor UMKM Indonesia.
"Kami berharap melalui rangkaian kegiatan Entrepreneur Hub menjadi bentuk nyata upaya penciptaan wirausaha by design, yakni wirausaha yang tidak hanya bertumbuh secara alami, tetapi juga dibentuk dengan strategi, pelatihan, dan ekosistem pendukung yang matang," kata Wamen UMKM Helvi Moraza dalam acara Entrepreneur Hub Cirebon, Rabu (9/7).
Ia meyakini, ajang Entrepreneur Hub yang melibatkan perguruan tinggi, perbankan, dan stakeholder lainnya menjadi langkah konkret penciptaan wirausaha by desain yang memiliki inovasi, berdaya saing, dan produktif.
"Kampus bisa menjadi wadah sebagai pusat riset dan teknologi, sebagai upaya mendorong wirausaha inovatif dan berdaya saing. Sedangkan nanti dari sisi pembiayaan ada perbankan yang mendukung, dibarengi dengan dukungan pemerintah daerah dan lembaga perizinan " kata Wamen UMKM. Lebih dari itu, Wamen Helvi juga menekankan bagi para wirausaha harus memiliki karakter yang kuat dengan menekankan empat nilai utama yakni, Loyalitas, Integritas, Disiplin, dan Inovasi.
"Ini adalah karakter yang harus melekat dalam diri setiap wirausaha agar bisnisnya berkelanjutan, lurus dalam niat, ikhlas dalam proses, disiplin dalam eksekusi, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman," kata Wamen UMKM.
Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati, Achmad Fatih, mengatakan, pengusaha UMKM membutuhkan pendampingan dalam menjalankan usahanya.
Ia mengatakan, kampusnya menjadi role model dalam menumbuhkembangkan kewirausahaan di daerah.
Untuk itu ia berharap dapat menumbuhkan jiwa wirausaha di berbagai kalangan masyarakat khususnya anak-anak muda.
"Dalam mendukung kiprah UMKM kita ke depan, kami siap memberikan akses kepada UMKM berupa pelatihan dan dukungan teknologi serta pemasaran di era digital saat ini," kata Achmad Fatih.
Cirebon, 9 Juli 2025
Sumber Informasi :https://jdih.umkm.go.id/berita/detail/4I1N528aQogX4nbJ7oA9rPJxgfm1RSiFOYL8oeI42SXZllWMki4VRhxdNHS5oxkH
Halo #TemanUMKMUntuk pertama kalinya, Hari Kewirausahaan Nasional dirayakan tepat pada tanggal 10 Juni sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2024.Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, yakni meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur yang tertuang dalam asta cita ke-3, serta membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan sesuai dengan asta cita ke-6.Selamat Hari Kewirausahaan Nasional 2025Wirausaha Tumbuh - UMKM Tangguh, Indonesia Maju!#KitaUMKM#SapaUMKM
Sumber Informasi :https://www.instagram.com/reel/DKt6EWDSqlL/
Ayo berkolaborasi dengan berbagai pihak dari kementerian, lembaga, komunitas, platfrom, dan enabler yang siap menunjang kegiatan wirausaha yang meliputi aspek legalitas, distribusi, produksi, pemasaran, pendanaan, dan pemasaran.
Kementerian Koperasi
Legalitas & Perizinan
kementerian dalam pemerintah Indonesia yang membidangi urusan koperasi untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat merupakan lembaga yang berperan strategis dalam mengkoordinasikan, menyikronkan, dan mengendalikan pelaksanaan kebijakan lintas kementrian/lembaga dalam rangka mempercepat pemberdayaan masyarakat.
lembaga pemerintah yang dibentuk pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (Kabinet Merah Putih, 2024-2029) untuk secara khusus menangani urusan pemerintahan di bidang pemajuan dan pelestarian kebudayaan
Ayo berkolaborasi dengan berbagai pihak dari kementerian, lembaga, komunitas, platfrom, dan enabler yang siap menunjang kegiatan wirausaha yang meliputi aspek legalitas, distribusi, produksi, pemasaran, pendanaan, dan pemasaran.
Kementerian Koperasi
Legalitas & Perizinan
kementerian dalam pemerintah Indonesia yang membidangi urusan koperasi untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.
Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat merupakan lembaga yang berperan strategis dalam mengkoordinasikan, menyikronkan, dan mengendalikan pelaksanaan kebijakan lintas kementrian/lembaga dalam rangka mempercepat pemberdayaan masyarakat.
lembaga pemerintah yang dibentuk pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (Kabinet Merah Putih, 2024-2029) untuk secara khusus menangani urusan pemerintahan di bidang pemajuan dan pelestarian kebudayaan
Berikut para alumni EntrepreneurHub dan testimoni dari para kolaborator yang terlibat di EntrepreneurHub
Muchammad EdoCEO Ezy Industries
“EHub memudahkan kita untuk mengakses pengetahuan & mempercepat proses scaling up, juga menghubungkan dengan kesempatan pendanaan dari berbagai kemungkinan investment model. Semoga lebih banyak entrepeneur sukses bertaraf internasional yang lahir dari Ehub.”
Eka PutraMarketing Manager Deorex Body Odorizer
“Manfaat yang sangat terasa ketika saya bergabung di EntrepreneurHub adalah koneksi-koneksi baru sehingga bisa sharing dan belajar dari pengalaman satu sama lain dan tidak menutup kemungkinan menjadi partner bisnis.”
Widya NataliaOwner @sweetiws dan @jineng.catering
“Senang sekali menjadi 100 wirausaha yang terpilih. Pada acara EntrepreneurHub ini, saya banyak mendapatkan insight penting untuk bisnis saya. Dengan bimbingan Mentor Darwadi, mudah-mudahan bisnis catering dan dessert saya bisa bertumbuh pesat.”
Desiyana C. N. WaruwuFasilitator Ibu Penggerak Sidina Community
“Saya sangat senang bisa mengikuti webinar ini secara langsung karena dari webinar ini saya jadi mengerti bahwa untuk menjadi seorang pebisnis yang paling dibutuhkan itu adalah modal keberanian dan percaya diri, selebihnya bisa menyusul dan disesuaikan serta dipelajari.”
Pertanyaan Umum
Berikut ini adalah daftar pertayaan yang paling sering ditanyakan terkait EntrepreneurHub
Siapa saja yang dapat mengikuti program Entrepeneur Hub ini?
Seluruh masyarakat Indonesia dapat mendaftar dan mengikuti progam yang tersedia di platform EntrepeneurHub sesuai dengan ketentuan yang berlaku di setiap progam.
Bagaimana caranya saya bisa bergabung di program Entrepeneur Hub?
Silahkan mendaftar dan memiliki akun di platform Entrepeneurhub sehingga Sobat Entrepeneur dapat mengakses seluruh progam yang tertera di EntrepeneurHub
Apa saja manfaat bergabung di program EntrepreneurHub?
Pelaku usaha akan mendapatkan akses informasi kegiatan kewirausahaan dari 27 Kementerian/Lembaga yang terpercaya dan dapat menjalin kolaborasi dengan usaha lain yang terdaftar di EntrepeneurHub
Fasilitas apa yang di dapat jika tergabung di program Entrepreneur Hub?
Pelaku usaha akan mendapatkan ruang khusus untuk menampilkan usahanya di EntrepeneurHub, Pelaku usaha akan mendapatkan jejaring informasi mengenai pendanaan progam kewirausahaan, Pelaku usaha akan terjaring bersama bank-bank yang menjadi mitra EntrepeneurHub